Oke, kali ini wa pengen ngebahas tentang sebuah filosofi/filsafat yang wa rancang sendiri (ngga tau ada orang laen yang pernah ngebahas masalah ini ato ngga), yang wa beri nama: “Bodily Philosophy.”

Oke, sebenernya, apa, sih, “Bodily Philosophy” itu?

Sebenenernya “Bodily Philosophy” bisa dibilang lebih menjurus ke teori sosiologi, di mana wa akan mengklasifikasikan orang ke dalam 5 kategori, yaitu: Nobody, Anybody, Somebody, Everybody, dan Body.

Oke, deh, tanpa tunggu lebih banyak lagi, langsung aja kita bahas mulai dari “Nobody!”

Nobody

Nobody adalah sebuah kategori di mana seorang individu tidak dianggap sebagai seorang individu yang unik dalam masyarakat. Biasanya, orang-orang seperti ini dikucilkan secara langsung maupun tidak langsung di dalam masyarakat, dan apapun yang dilakukannya tidak terlalu/sama sekali berpengaruh kepada masyarakat.
Nobody adalah tingkatan yang sangat menyedihkan, dan rata-rata, individu yang termasuk dalam kategori ini cenderung melakukan kejahatan tanpa korban, baik untuk meningkatkan tingkatan klasifikasinya atau mengakhiri hidupnya karena tidak tahan menerima tekanan sosial dan emosional dari masyarakat.
Berdasarkan data seadanya, 10% manusia adalah Nobody.

Anybody

Anybody adalah sebuah kategori di mana seorang individu sudah dianggap sebagai individu yang unik di dalam masyarakat, tetapi dapat dengan mudah digantikan oleh “Anybody” yang lain (apalagi dengan “Somebody” atau “Everybody”).
Seorang individu dapat dikategorikan Anybody apabila dalam kehidupannya dia menemukan bahwa apa yang terjadi dalam kehidupannya juga dialami oleh orang lain dalam skala yang cukup besar, dan apabila kehadiran dan/atau tindakannya berdampak kecil bagi masyarakat.
Berdasarkan data seadanya, 70% manusia adalah Anybody.

Somebody

Somebody adalah kategori di mana seorang individu sudah dianggap sebagai individu yang unik dalam masyarakat, dan kehadiran dan/atau tindakannya berdampak besar bagi masyarakat.
Kebanyakan Somebody menjadi orang-orang sukses dalam bidang yang dipilihnya, dan keberadaannya sulit digantikan dan sulit dilupakan oleh masyarakat.
Berdasarkan data seadanya, 12% manusia adalah Somebody.

Everybody

Everybody adalah kategori di mana seorang individu sudah dianggap sebagian individu yang unik dan kompleks dalam masyarakat. Everybody tidak hanya unik, tetapi juga kompleks, karena kehadiran dan/atau tindakannya dapat berdampak cukup besar bagi masyarakat, serta meninggalkan kesan yang kompleks.
Everybody adalah kategori yang paling jarang karena Everybody adalah hasil dari peleburan berbagai macam keunikan individual dalam sebuah individu. Oleh karena itulah kehadiran dan/atau tindakan Everybody pasti memiliki dampak yang cukup besar bagi masyarakat, serta keberadaannya tidak mudah hilang/digantikan, bahkan oleh seorang “Somebody” (Everybody dapat dianalogikan sebagai Expert All-Rounder, sedangkan Somebody dapat dianalogikan sebagai Forehand/Backhand Genius).
Berdasarkan data seadanya, 8% manusia adalah Everybody.

Body

Body adalah kategori yang mencakup [hampir] semua manusia yang pernah menghirup udara dalam atmosfir Bumi. Adapun pengertian dari Body adalah kategori di mana seorang individu telah mengambil peran dalam masyarakat (baik sebagai Nobody, Anybody, Somebody, ataupun Everybody) dan mengakhiri hayatnya sehingga menjadi mayat (Body).
Oleh karena itulah [hampir] semua manusia tercakup dalam kategori ini, dan pengecualian hanya diberikan kepada Henokh dan Elia (orang-orang yang tidak mati).
Berdasarkan data seadanya, 99,9% manusia tercakup dalam kategori ini.

Demikianlah “Bodily Philosophy” bikinan wa.
Buat para pembaca yang udah menyibukkan diri untuk membaca post ini, wa ucapkan terima kasih, and yang perlu diingat adalah:

Seorang Everybody/Somebody berawal dari Anybody/Nobody. Tidak ada jalan pintas dan tidak ada jaminan.

Jadi, jangan kaget ato lesu begitu ngeliat kalo kalian termasuk Anybody (kalo masuk Nobody, sih, harus cepet-cepet berubah). Ngga ada yang instan, semuanya pasti dari awal, seperti halnya nanas, semuanya berawal dari biji (hubungannya?). Dengan perjuangan, kita semua pasti bisa jadi Somebody!

Sekian, terima kasih :)

6 Komentar

  1. gw?
    termasuk apa menurut lw?

    • well, sebenernya kita sendiri lah yang mengenal diri kita sendiri secara penuh, tapi IMO (jangan marah kalo salah), u termasuk ke Somebody (dalam kehidupan wa) :)

      • weeee.
        gw aja merasa diri gw itu antara nobody/anybody..

        • Ngga lah, kata wa, minimal u, tuh, anybody
          kalo u ampe nobody, berarti wa harus bikin klasifikasi baru buat … (u know lah :P )

        • buat siapa?

        • wedew, ngga tega wa nyebutnya


Tulis sebuah Komentar

*
*